PSRK PGSD STKIP PGRI TULUNGAGUNG TG 3E 2016
Rabu, 25 Januari 2017
Sabtu, 14 Januari 2017
MEMBUAT PATUNG SEDERHANA DENGAN TEKNIK BUTSIR DAN MERANGKAI BARANG BEKAS
BERKARYA SENI TRI MATRA: MEMBUAT PATUNG SEDERHANA DENGAN
TEKNIK BUTSIR DAN MERANGKAI BARANG BEKAS
MAKALAH
UNTUK MEMENUHI TUGAS
MATAKULIAH
Pendidikan Seni Rupa
dan Kerajinan Tangan
Yang Dibina oleh M.
Reyhan Florean, M. Pd
Oleh Kelompok 8:
1.
Lya Dhifa Nahari 15186206167
2.
Mey Rahayuningsih 15186206170
3.
Rizki Fredia 15186206179
4.
Frenty Wulandari 15186206189

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) PGRI
TULUNGAGUNG
NOPEMBER 2016
BERKARYA SENI TRI MATRA: MEMBUAT PATUNG SEDERHANA DENGAN
TEKNIK BUTSIR DAN MERANGKAI BARANG BEKAS
MAKALAH
UNTUK MEMENUHI TUGAS
MATAKULIAH
Pendidikan Seni Rupa
dan Kerajinan Tangan
Yang Dibina oleh M.
Reyhan Florean, M. Pd
Oleh Kelompok 8:
1. Lya Dhifa Nahari 15186206167
2. Mey Rahayuningsih 15186206170
3. Rizki Fredia D. 15186206179
4. Frenty W. 15186206189

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) PGRI
TULUNGAGUNG
NOPEMBER 2016
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
sehingga penulis
dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah yang berjudul “Berkarya Seni Tri Matra: Membuat Patung Sederhana dengan
Teknik Butsir dan Merangkai Barang Bekas” tanpa halangan apapun.
Dalam pembuatan makalah ini, penulis mendapat bantuan dari berbagai
pihak, maka pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih kepada:
1.
Ibu
Rahayu Setiani, M. Pd, selaku Kepala Program Studi Pendidikan Guru Sekolah
Dasar yang telah memberikan kesempatan dan memberi fasilitas sehingga makalah
ini dapat selesai dengan lancar.
2.
Bapak
M. Reyhan Florean, M. Pd, selaku dosen mata kuliah pendidikan seni
rupa dan kerajinan tangan
yang telah memberi kesempatan dan memfalitasi sehingga makalah ini selesai
dengan lancar.
3.
Orangtua
dan teman-teman yang telah memberikan dukungan dalam pembuatan makalah ini.
Semoga makalah ini bisa bermanfaat
bagi pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya. Penulis mengharapkan saran dan kritik
yang bersifat membangun demi perbaikan ke arah kesempurnaan. Akhir kata penulis sampaikan terimakasih.

DAFTAR 1SI
Lembar Judul.................................................................................................... i
Kata Pengantar.................................................................................................. ii
Daftar Isi........................................................................................................... iii
PENDAHULUAN........................................................................................... 1
A.
Latar
Belakang............................................................................................ 1
B.
Rumusan
Masalah....................................................................................... 1
C.
Tujuan......................................................................................................... 1
PEMBAHASAN.............................................................................................. 2
A.
Patung
Sederhana dengan Teknik Butsir.................................................... 2
B.
Merangkai
Barang Bekas........................................................................... 4
PENUTUP........................................................................................................ 6
A.
Kesimpulan................................................................................................. 6
B.
Saran........................................................................................................... 6
DAFTAR RUJUKAN...................................................................................... 7
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Ada banyak sekali bahan di sekitar kita yang bisa
dimanfaatkan untuk membuat suatu karya seni yang bernilai tinggi. Seperti
kerajinan dari tanah liat dan barang bekas yang memiliki nilai lebih dari pada
kerajinan bahan yang lain.
Tanah liat banyak dipakai karena memiliki
tekstur lunak dan mudah dibentuk, sehingga karya yang dihasilkan tidak hanya
memiliki nilai estetika tapi juga memiliki nilai guna untuk digunakan dalam
kehidupan sehari-hari. Sedangkan kerajinan dari barang bekas saat ini sedang
gencar-gencarnya diproduksi, selain karena mengurangi sampah, tetapi juga
karena memilki nilai ekonomis yang tinggi jika diolah dengan tangan-tangan yang
kreatif. Produk dari tanah liat dan barang bekas dibuat untuk mendapatkan nilai
gunanya. Tapi ada
juga karya yang dibuat hanya untuk pajangan, sehingga pembuatannya juga dititik
beratkan pada nilai estetikanya.
Di sekolah biasanya siswa sering
mendapat tugas untuk membuat kerajinan tangan, dan sebagian besar dari mereka
merasa bingung harus membuat kerajinan apa. Padahal jika mereka mau berfikir cerdas tinggal
memperhatikan benda-benda yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Karena di lingkungan kita saat
ini mudah sekali dijumpai aneka jenis kerajinan salah satunya adalah kerajinan
dari tanah liat dan dari barang bekas.
B. Rumusan
Masalah
1.
Bagaimana
penjelasan tentang patung sederhana dengan teknik butsir?
2.
Bagaimana
penjelasan tentang merangkai barang bekas?
C. Tujuan
1.
Untuk
memahami penjelasan tentang patung sederhana dengan teknik butsir.
2.
Untuk
mengetahui penjelasan tentang merangkai barang bekas.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Patung
Sederhana dengan Teknik Butsir
1.
Pengertian
Patung
Patung adalah benda tiga dimensi karya manusia yang
diakui secara khusus sebagai suatu karya seni. Orang yang
menciptakan patung disebut pematung. Tujuan penciptaan patung adalah
untuk menghasilkan karya seni yang dapat bertahan selama mungkin. Karenanya,
patung biasanya dibuat dengan menggunakan bahan yang tahan lama dan sering kali
mahal, terutama dari perunggu dan batu seperti marmer, kapur, dan granit. Kadang,
walaupun sangat jarang, digunakan pula bahan berharga seperti emas, perak, jade, dan gading. Bahan yang
lebih umum dan tidak terlalu mahal digunakan untuk tujuan yang lebih luar,
termasuk kayu, keramik, dan logam.
Pada masa lalu patung dijadikan sebagai berhala, simbol Tuhan atau Dewa yang disembah.
Tapi seiring dengan makin rasionalnya cara berfikir manusia, maka patung tidak
lagi dijadikan berhala
melainkan hanya sebagai karya seni belaka. Fenomena pemberhalaan patung ini
terjadi pada agama-agama
atau kepercayaan-kepercayaan yang politeisme
seperti terjadi di Arab sebelum munculnya agama
samawi. Lihat juga arca.
Mungkin juga dalam Hindu
kuno di India dan
Nusantara,
dalam agama Buddha
di Asia, Konghucu,
kepercayaan bangsa Mesir
kuno dan bangsa Yunani
kuno.
2.
Pengertian
Teknik Butsir
Teknik butsir adalah teknik yang dapat Membuat benda-benda
seni dan kerajinan dengan menggunakan beberapa cara, antara lain memahat (carving) dan membentuk (membutsir/modeling) dan
menghasilkan benda menjadi kerajinan yang
berwujud 3 dimensi.
Bila bahan yang
dipakai adalah bahan yang keras seperti batu, kayu, gips dan sejenisnya, kita menggunakan teknik
memahat, dan alat yang dipakai adalah pahat,pisau, kikir dan palu. Bila bahan yang dipakai untuk membuat
karya seni rupa bersifat plastis (lembek dan mudah dibentuk), maka kita
menggunakan teknik membentuk,dan alat yang dipakai dalam teknik ini adalah
sudip (butsir),
pisau, tali pemotong, rol penggilas serta
pahat pendukung lainnya. Sedangkan bahan
yang dapat dipakai dalam teknik ini antara lain tanah liat, plastisin, bubur
kertas dan sejenisnya.
Selain bahan baku dan peralatannya, cara
kerja membentuk dan memahat juga berbeda. Dalam kegiatan memahat, bahan yang
digunakan dikurangi sedikit demi sedikit secara bertahap sehingga nantinya akan
memperoleh hasil sesuai dengan yang diinginkan. Sedangkan
membentuk adalah menambahkan sedikit demi terwujud sesuai dengan yang
diinginkan.
3.
Langkah-langkah Pembuatan Patung
Sederhana dengan Teknik Butsir:
a.
Sebelum membuat patung, kita harus
membuat konsep tentang apa yang akan dibuat.
b.
Sediakan perlengkapan dan peralatan
untuk membuat patung, misalnya tanah liat, tali pemotong, meja, sudip (butsir),
dll.
c.
Setelah itu tanah liat yang sudah siap
diolah dapat dibentuk sesuai dengan konsep yang kita inginkan, misalnya bentuk
kepala.
d.
Setelah terbentuk sesuai yang
diinginkan, patung tersebut dipanaskan hingga kering dan setelah kering patung
dibakar.
e.
Setelah itu bisa melakukan finishing
seperti memperhalus bentuk patung dan memberikan warna pada patung tersebut.
4.
Manfaat
Membuat Patung pada Anak:
a.
Menumbuhkan
kreatifitas pada anak.
b.
Mengembangkan
fungsi otak dan rasa.
Keterampilan membentuk memerlukan koordinasi mata,
tangan, dan rasa yang dimotori oleh kinerja otak. Fungsi otak kanan adalah
mengembangkan cara berpikir acak atau tidak teratur dengan rasa atau intuitif
serta mampu mengembangkan berpikir abstrak dan holistik. Sedangkan fungsi otak
kiri, mengajarkan berpikir sekuensiak, bertahap dan teratur serta linear,
sehingga masing-masing bagian pekerjaan menghendaki kinerja yang teratur dan
rasional. Koordinasi otak kanan dan kiri tersebut akhirnya mempengaruhi
keterampilan yang diperoleh.
c.
Anak
dapat membuat karya dari tanah liat atau plastisin dengan konsep masing-masing
di rumah.
d.
Mengembangkan
keterampilan teknis kecakapan hidup.
Secara tidak sengaja kegiatan
pengembangan membentuk yang diberikan kepada anak akan membutuhkan kecakapan
yang dapat dipergunakan untuk kebutuhan hidup. Kecakapan ini disebut dengan
kecakapan berketerampilan hidup. Selain itu keterampilan membentuk dengan
menyusun akan melatih rasa keindahan, akan dapat dipergunakan untuk menyusun
atau menata dan mengatur perabot rumah tangga.
B. Merangkai
Barang Bekas
1.
Pengertian
merangkai barang bekas
Merangkai
barang bekas yaitu menggabungkan barang-barang yang sudah tidak dipakai atau
sampah anorganik yang dikemas dalam bentuk yang lebih menarik dan memiliki
nilai estetika serta nilai guna sehingga memiliki daya jual yang tinggi dan
bertujuan untuk megurangi sampah-sampah anorganik yang tidak terpakai.
Contohnya, membuat kotak ATM dari kardus bekas.
2.
Alat
dan Bahan dalam Pembuatan ATM dari Kardus Bekas
a.
Alat
1)
Cutter
atau gunting
2)
Alat
perekat
b.
Bahan
1)
Kertas
kardus yang sudah tidak terpakai
2)
Kertas
dari tisu gulung
3)
Uang
kertas dan uang logam untuk isi dari ATM
4)
Bekas
kartu nomer telepon
3.
Langkah-langkah
Membuat ATM dari Kardus Bekas
a.
Membuat
pola atau konsep sesuai yang diinginkan pada kardus.
b.
Ukur
setiap garis supaya proporsional.
c.
Lubangi
kardus yang sudah diberi tanda untuk tempat memasukkan kartu.
d.
Potong
kardus sesuai pola yang telah digambar tadi.
e.
Gabungkan
kardus besar dengan kertas kardus kecil yang sudah membentuk suatu pola.
f.
Antara
kardus besar dan kertas kardus kecil diberi sekat untuk membedakan nilai mata
uang.
g.
Sesuaikan
tinggi kertas dari tisu gulung dengan tinggi sekat dan potong.
h.
Rekatkan
kertas tisu gulung tersebut pada sisi lain, yang bertujuan untuk menaruh uang
logam.
i.
Tutup
sebagian sekat dari tempat uang kertas.
j.
Beri
kardus di bawah wadah uang dengan posisi miring, supaya uang dapat
menggelinding keluar.
k.
Tutup
ATM yang terbuat dari kardus bekas tersebut dengan kertas kardus lain dan beri
hiasan sehingga menyerupai tampilan mesin ATM sesungguhnya.
4.
Manfaat
Merangkai Barang Bekas pada Anak:
e.
Menumbuhkan
kreatifitas pada anak.
f.
Mengembangkan
saraf motorik pada anak.
g.
Anak
dapat membuat karya dari barang bekas.
h.
Anak
menjadi tahu bahwa tidak selamanya barang bekas itu tidak berguna.
i.
Anak
dapat belajar berbisnis dari merangkai barang bekas.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
1.
Patung
adalah benda tiga dimensi karya manusia yang diakui secara khusus sebagai suatu
karya seni.
2.
Merangkai
barang bekas yaitu menggabungkan barang-barang yang sudah tidak dipakai atau
sampah anorganik yang dikemas dalam bentuk yang lebih menarik dan memiliki
nilai estetika serta nilai guna sehingga memiliki daya jual yang tinggi dan
bertujuan untuk megurangi sampah-sampah anorganik yang tidak terpakai.
B. Saran
1.
Guru
harus mampu menguasai teknik membuat patung, sehingga dapat maksimal dalam
mengajarkan pembelajaran tentang membuat patung.
2.
Guru
harus mampu berkarya dengan memanfaatkan barang bekas, supaya barang bekas
dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
DAFTAR RUJUKAN
Anonim. 2015. Kerajinan
dari Tanah Liat yang Mudah Dibuat, (online), http://sarungpreneur.com/kerajinan-dari-tanah-liat-yang-mudah-dibuat/.html, diakses 11 November 2016.
Novikasari, Meli. 2012. Membentuk dan Manfaatnya Bagi Anak Usia Dini, (online), http://melyloelhabox.blogspot.co.id/2012/10/membentuk-dan-manfaatnya-bagi-anak-usia.html, diakses 12 November 2016.
Santi. 2015. Teknik
Butsir, (online), https://www.scribd.com/doc/256880887/Teknik-Butsir.html, diakses 11 November 2016.
Wikipedia.
2016. Patung, (online), https://id.wikipedia.org/wiki/Patung.html, diakses 11 November 2016.
Langganan:
Postingan (Atom)